Silahkan lihat beberapa gambar dibawah.



Gambar matahari adalah yang berwarna putih ditengah. Lingkaran besar mirip semacam Nebula, berwarna abu-abu, kemudian lingkaran itu dibatasi dengan segaris pelangi berbentuk bulat sangat besar mengelilingi matahari.
Yup. Fenomena apakah ini. ???
Di tulisan gue selanjutnya akan gue tulis beberapa pendapat gue secara pribadi, pendapat ulama, dan para rekan kerja serta teman-teman gue.
Salam Flexter.
-edodo-
Judul diatas adalah sebuah judul novel yang sangat bagus,. Karya SH Mintardja. Novel tersebut sangat laris, bahkan sampai 2 kali dimuat di harian Kedaulatan Rakyat, Jogja. Saya pun sampai sekarang tetap suka, dan masih ingin membaca novel tersebut.
Kenapa novel tersebut sangat saya suka ? ada beberapa alasan :
1. Alur cerita dalam novel itu sangat enak untuk dinikmati.
2. Mengambil setting kerajaan Mataram, bercerita, bagaiman kisah kerajaan Mataram itu sendiri
3. Nama-nama tokoh dalam cerita itu sebagian besar adalah tokoh nyata yang pernah hidup dalam sejarah, namun memang ada sebagian yang fiktif.
4. Background dunia persilatan juga menambah daya tarik novel tersebut.
Kenapa sih kok tiba-tiba saya bercerita tentang Novel tersebut ? hehehehe, gapapa sih, cuma kagum aja sama Judulnya yang sangat bagus : API DI BUKUT MENOREH : JALAN SIMPANG.
Dalam setiap pendewasaan diri manusia, selalu ditemui peristiwa-peristiwa, yang kalau bagus bolehlah dikatakan menyejukkan, kalau jelek ya dikasih istilah apalah gitu. Dalam kondisi suatu peristiwa itu sedang tegang atau panas, maka tidak salah kalau itu dibilang api.
Tidak jauh dari sini, tadi malam saya ditelpon oleh salah satu rekan sekota saya, dimana dia juga merupakan salah satu anggota komunitas, bahwa dia agak gerah dengan milis yang dia terima. walah, ada apa ini, kok tiba-tiba seperti itu...
Usut-punya usut, ternyata cuma berasal dari ketidakdewasaan seseorang, sehingga mungkin merasa ini dan itu.... entah apalah, aku gak mau mengira-ira..
Dampaknya ternyata sangat luas... bahkan, salah satu kolega saya yang selama ini jarang berkomunikasi sampai-sampai menanyakan hal itu kepada saya... Ada Apa Ini ? Gubrak...
Macem lagunya Peterpan aja... Ada apa denganmu.......... ???
Tapi percayalah, dengan kedewasaan semua bisa diselesaikan.
Wassalam.
-edodo-
Ngeri banget ya Judulnya.....
heheheh... pemimpin arogan..
amat sangat tidak enak sekali kalau kita berada dibawah seorang pemimpin arogan.
dengarkanlah wanita pujaanku
malam ini akan ku sampaikan
hasrat suci kepadamu dewiku
dengarkanlah kesungguhan ini
Ternyata kami termasuk satu dari sekian banyak yang beruntung. Pak Jaya Suprana sendiri yang berkenan menyerahkan Rekor MURI tersebut.
Trus gimana sejarahnya kok bisa Pak Jaya Sendiri yang berkenan menyerahkan rekor tersebut ?

Yah, namanya juga beruntung. Keberuntungan itu datang begitu saja, tanpa kita tahu. Bermula dari rencana pencatatan Rekor MURI pembuatan blog terbanyak dalam suatu company dan disatukan kedalam sebuah blog aggregator, yaitu http://www.sumaterablog.com/, perusahaan kami mencatatkan diri sebagai perusahaan dengan blogger karyawan terbanyak.
Beberapa hari menjelang verifikasi, sempat tercatat diblog aggregator tersebut sebanyak 3200 blog tercatat. Namun berkaitan dengan salah satu persyaratan yang diberlakukan secara ketat, yang kami akui secara internal, ada 2400 blog yang memenuhi syarat. Sedangkan sisa blog yang tidak memenuhi syarat di karantina.
Sebetulnya rencana pencatatan rekor MURI tersebut akan dilaksanakan bertepatan dengan ulang tahun hari kemerdekaan RI, 17 Agustus 2008. Namun demikian, dikarenakan kesibukan MURI, dimana untuk bulan agustus ini banyak sekali pemecahan rekor MURI. Akhirnya mundur dan mundur. Sempat ditawarkan oleh pihak Muri, rencana penyerahan rekor tersebut awal November saja. Namun demikian kami ingin agar penyerahan rekor Muri tersebut tetap dilaksakan bulan agustus.
Yup, ternyata Pak Jaya Suprana tanggal 31 Agustus akan datang ke Medan untuk bersilaturahmi dengan Gubernur Sumatera Utara. Dan oleh pihak Muri kami disarankan untuk memanfaatkan waktu tersebut, agar penghargaan MURI ini diserahkan langsung oleh Pak Jaya.

Akhirnya acara kami arrange tanggal 31 Agustus. Rancana mengundang pejabat setempat pun langsung dilaksanakan, karena memang yang ditunggu adalah kepastian tanggal penyerahan rekor MURI tersebut.
Namun demikian karena aca acara mendadak dari pak jaya, maka acara tersebut diubah menjadi tanggal 30 Agustus 2008.
Dan dari Konfirmasi sebelumnya, berkenan hadir dalam acara tersebut adalah Wagub Sumut, Bp. Gatot Pujo, Ketua Badan Infokom Sumut, dan Ketua KPU Propinsi SUMUT.
Sekilas Profile Jaya Suprana
Dalam perjalanan dari Hotel Grand Aryaduta Medan ke Plasa Telkom Putri Hijau, Kami sempat berbicara ngobrol ngalor ngidul dengan pak Jaya. Ternyata beliau berkepribadian yang cukup hangat, enak diajak ngobrol, meskipun baru sekali itu saya ketemu sama beliau. Dan saya lihat juga pola pikir Pak Jaya itu memang cukup bagus, berwawasan luas dan seperti layaknya seorang leaders yang lain. Kira-kira seperti itu.
Selanjutnya kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pihak MURI, Bapak Paulus Pangka, dan Ibu Wida yang telah bekerja sama dengan baik, sehingga acara pemecahan Rekor Muri ini dapat berjalan dengan lancar.
Setelah sekian lama komunitas Flexter terbentuk, dan dalam sebulan terakhir ini mulai ramai ditandai dengan terbentuknya komuitas Flexter di masing-masing daerah dalam waktu yang hampir berdekatan. YUP, ternyata komunitas ini terus tumbuh dan berkembang !!!
Dimulai dengan pengukuhan pengurus Flexter Jogja pada awal Agustus 2008, selanjutnya Flexter Siantar, Minggu berikutnya Flexter Lampung dan Balikpapan... wuih... ternyata sangat seru.
Ide untuk menjembatani Flexter Nusantara ini dimulai dari salah satu Member TEN, dimana mereka semua menginginkan bahwa seluruh komunitas Flexter se-Nusantara bisa menjadi satu padu, namun semua harus ter-koordinasi dengan baik.
Yah, Flexter Nusantara....
Sebetulnya kalau dirunut kebelakang, bersatunya Flexter se-Nusantara dimulai sewaktu pengukuhan Flexter Bandung, dimana saat itu, pengurus Flexter Bandung mengundang seluruh kepengurusan Flexter yang sudah ada (saat itu baru Medan, Jakarta, Bandung dan Jawa Timur).
Selanjutnya, maka dengan saling bertemu disana, maka makin akrablah komunitas Flexter, yang ditandai dengan semakin gencarnya Flexi Milis yang diikuti oleh seluruh Flexter se-Nusantara.
Namun demikian, kondisi ini dinilai masih belum ter-koordinir dengan baik, dan milis-nya masih juga serabutan, bahkan banyak milis dengan isi yang bisa dianggap sampah, yang justru memberatkan bagi pengguna Flexi itu sendiri.
Berawal dari sana, salah satu micro community yang ada di http://www.myflexiland.com melalui gathering Independent perdananya di Lembang pada tanggal 16 - 18 Agustus 2008, menelorkan sebuah ide kreatif untuk menjembatani Flexter Nusantara.
Walah, kira-kira apa ya ? Yup, diawalai dengan Telekonference yang dimulai pada pukul 23.00 WIB, maka didapat keputusan bahwa akan dibuat sebuah buletin tentang Flexter Nasional, dimana para kontributor beritanya berasal dari Flexter di masing-masing region.
Nah untuk mempermudah komunikasi, maka dibuat sebuah milis baru, yaitu TENZ yang beranggotakan perwakilan flexter dari masing-masing region, dan berita itu akan dicetak ke dalam Buletin Flexter Nusantara.
Sebuah ide yang sangat mengharukan.
Apakah para petinggi di MyFlexiland.com akan menyambut ide ini, mari kita tunggu saja jawabannya. yang jelas, ide ini murni dari para Flexter yang peduli akan komunitas Flexter Nusantara.
Salam Flexter!!!
-edodo-
Hanya saja, masalahnya disini adalah seberapa jauh para CEO perusahaan tersebut memahami masalah komunitas ini, terlebih lagi ditambah bahwa tidak hanya komitmen dari CEO itu sendiri yang seharusnya sadar akan arti pentingnya komunitas dalam perusahaan tersebut, namun lebih jauh lagi, bahwa para pelaku (middle manajemen dan para staf) juga harus benar-benar sadar akan hal itu.
Konsep Marketing saat ini tidak cuma sekedar bagaimana mengemas suatu produk, bagaimana memperkenalkan produk itu kepada pelanggan dan bagaimana mendapat apointment dari pelanggan bahwa mereka pasti akan membeli produk yang kita tawarkan.
Nah kalau konsep Marketing yang dimiliki para CEO masih seperti itu, maka siap-siap aja perusahaan tersebut akan gulung tikar.
Sekarang ini adalah era POST-MODERN Marketing, dimana pelanggan bukan lagi sekedar objek, tetapi justru mereka menjadi bagian dari subjek perusahaan. Co_Create Value sangat dibutuhkan disini untuk mempertahankan loyalitas mereka menggunakan produk yang ditawarkan
Medan, 15 Agustus 2008
-edodo-
Bangun Pagi (lanjutan yang kemarin.... gapapa telat, dari pada gak sama sekali....)
Wuih… enaknya tidur semalam… pake slimut tebal untuk mengusir hawa dingin yang cukup menyengat di Berastagi... cukup untuk membuat badan malas untuk beranjak dari tempat tidur... masih terbanyang bagaimana indahnya korona yang gue lihat tadi malem....
Nggak kerasa juga ternyata udah jam 7 pagi.... cepet-cepet ke kamar mandi.... trus sarapan... abis itu.... tererereett... Yup absen pagi. Yah meskipun gue hanya membawa FLEXI gue, namun ternyata itu sama sekali tidak membuat komunikasi terhalang.
Beberapa kemudahan gue pake flexi secara tarifnya udah dari dulu murah.... ada flexicombo udah gitu tarifnya dengan menggunakan 01017 walah murah... Cuma 49 perak per menit, gak pake tipu... Seperti yang gue lakukan pagi ini... harus nelpon ke Jakarta, hanya dengan men-dial 010170217100xxxx langsung deh nyambung. Setelah berhola-halo sana-sini selama sekitar 10 menit, gue harus nelpon rekan gue di Medan. Tetap aja menggunakan 010170617762xxxx. Langsung deh dijawab.
Wuihhh serunya.... Dan sampe detik ini.... ternyata masih dingin.... wwwhhheeerrrr...... dinginnnn....
Berastagi, 13 Agustus 2008
-edodo-
Malam ini gue menyaksikan salah satu keindahan alam yang baru kali ini gue liat...
Berlokasi di Hotel Sinabung Berastagi, Propinsi Sumatera Utara. tepat pukul 21.00 WIB, sesaat setelah menyantap makan malam...
Sebenarnya fenomena ini sudah biasa terjadi, yati Korona. Yup, korona adalah cahaya yang terpancarkan mengitari bulan, dan letaknya biasanya tidak jauh dari Bulan. Khusus malam ini.... ternyata, korona yang saya lihat jaraknya sangat jauh dari bulan, dimana cahaya tersebut berbentuk lingkaran yang berpusat pada bulan itu. Hanya sayangnya, kamera Nokia 3275i yang gue bawa tidak cukup kuat untuk mengambil gambar tersebut. Alhasi, bila difoto yang tampak cuma sebuah titik sinar keci.
Tapi ngapain siy, gue mesti ke Berastagi, pake acara nginep pula ? halach... gitu juga ditanya....
betewe, meskipun cukup jauh dari kota Medan, namun dengan menggunakan flexi gue tetap bisa berkomunikasi dengan seluruh rekan di Indonesia. Tentu saja dengan mengkatifkan FlexiCombo
Yup, sekali lagi, amat sayang, bahwa fenomena ini tidak bisa diabadikan dengan kamera gue.... hiks...
Berastagi, 12 Agustus 2008
-edodo-
entah karena kesibukan...
menyibukkan diri...
atau pura-pura sibuk....
atu mungkin lagi sibuk bermalas-malasan...
sampe-sampe gak nyangka ternyata udah lama juga nggak nulis-nulis disini...
wokeh bibeh.... (copypaste bu erte ze1f)...
bikin tulisan lagi ahhh...
tapi apa ya.... ?
hmmm yup tanaman...
secara gue dari dulu emang suka banget ama tanaman..
oke deh, ditunggu aja yah, edisi tanaman-nya...
Salam Flexter !!!
-edodo-

Subcribe RSS of this blog